حَدَّثَنَا
عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ قَالَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ أَبِي
الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا
نُودِيَ لِلصَّلَاةِ أَدْبَرَ الشَّيْطَانُ وَلَهُ ضُرَاطٌ حَتَّى لَا
يَسْمَعَ التَّأْذِينَ فَإِذَا قَضَى النِّدَاءَ أَقْبَلَ حَتَّى إِذَا
ثُوِّبَ بِالصَّلَاةِ أَدْبَرَ حَتَّى إِذَا قَضَى التَّثْوِيبَ أَقْبَلَ
حَتَّى يَخْطِرَ بَيْنَ الْمَرْءِ وَنَفْسِهِ يَقُولُ اذْكُرْ كَذَا
اذْكُرْ كَذَا لِمَا لَمْ يَكُنْ يَذْكُرُ حَتَّى يَظَلَّ الرَّجُلُ لَا
يَدْرِي كَمْ صَلَّى
Jika panggilan shalat (adzan)
dikumandangkan maka setan akan lari sambil mengeluarkan kentut hingga ia
tak mendengar suara adzan. Apabila panggilan adzan telah selesai maka
setan akan kembali. Dan bila iqamat dikumandangkan setan kembali berlari
& jika iqamat telah selesai dikumandangkan dia kembali lagi, lalu
menyelinap masuk kepada hati seseorang seraya berkata, 'Ingatlah ini
& itu'. Dan terus saja dia melakukan godaan ini hingga seseorang tak
menyadari berapa rakaat yg sudah dia laksanakan dalam shalatnya. [HR. Bukhari No.573].
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar