Cara Menulis Berita - Panduan untuk Pemula
Posted by Romel Tea ● Follow @romeltea ● Like Romeltea Media on Facebook
Posting tentang teknik menulis beritalainnya bisa Anda "search" di Google dengan kata kunci "menulis berita - romeltea".
Cara menulis berita berikut ini sebagai panduan untuk pemula atau yang baru/sedang belajar menulis berita.
Saya menyebut tips ini sebagai "pedoman dasar dan standar" dalam menulis berita. Setelah menguasainya dengan baik, dipraktikkan terus-menrus, saya jamin, kemampuan menulis Anda akan berkembang dan bisa menulis berita seperti para wartawan profesional.
Sekali lagi, ini hanyalah dasar menulis berita untuk mempermudah Anda yang sedang belajar membuat berita.
Elemen Berita 5W+1H
Rumus menulis berita standar ini berdasarkan elemen atau unsur berita 5W+1H (Who, What, When, Where, Why, How) atau Siapa, Apa, Kapan, Di Mana, Kenapa, Bagaimana.Berita adalah laporan peristiwa atau catatan tentang sebuah kejadian. Sebuah peristiwa dipastikan mengandung keenam unsur berita tersebut:
- WHO -- SIAPA terlibat dalam peristiwa: pelaku, korban, pemeran utama, peran pengganti, figuran, orang, lembaga, organisasi, dsb.
- WHAT -- APA yang terjadi, kejadian apa, peristiwa naon, acara apa?
- WHEN --KAPAN kejadiannya, iraha kajadianana, unsur waktu. Biasa ditulis, misalnya, Senin (22/4).
- WHERE -- DI MANA kejadiannya, tempat acaranya di mana, unsur tempat. Biasa ditulis, misalnya, "di Depan Gedung Sate Jln Diponegoro Bandung" atau "di Kampus UIN Bandung".
- WHY -- KENAPA terjadi demikian, apa penyebabnya, apa latar belakangnya, apa tujuannya, mengapa itu dilakukan, dsb.
- HOW -- BAGAIMANA proses kejadiannya, apa saja acaranya, siapa saja pembicaranya, ada polisi gak, rusuh gak, damai-damai saja, diguyur hujan, pemateri ngomong apa saja, dsb.
Cara Mudah Menulis Berita
Berdasarkan unsur 5W+1H itulah saya membuat formula atau rumus mudah menulis berita sebagai berikut:- WHO does WHAT, WHEN, WHERE, WHY, HOW
- (SIAPA melakukan APA, KAPAN, DI MANA, MENGAPA, BAGAIMANA)
CONTOH 1
MERDEKA.COM. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengadakan pertemuan Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI). Pertemuan membahas pemilu 2014 tersebut dihadiri 56 organisasi kemasyarakatan (ormas) berbasis Islam.
"Kami membahas sikap dan pandangan umat Islam Indonesia tentang pemilihan umum 2014, pileg, dan menyongsong pilpres 9 Juli," terang Din Syamsuddin, Ketua Umum MUI di kantor MUI, Jl. Proklamasi No. 51 Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/4).
Din mengungkapkan keprihatinan ormas-ormas Islam atas penyelenggaraan Pemilu 2014. Menurutnya masih terdapat banyak pelanggaran yang terjadi.
"Kami bersyukur atas berlangsungnya pileg yang relatif aman dan lancar. Walaupun demikian kami prihatin atas rendahnya kualitas pemilu 2014," kata dia.
Din menilai masih marak jual beli suara dan politik uang dalam pileg 2014. Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan distribusi surat suara juga bermasalah.
"Kami dorong penyelenggara pemilu (KPU) agar jujur dan adil. Mereka harus bertanggung jawab dan transparan dalam mengawal serta melakukan penghitungan suara dari TPS sampai pusat," pungkas dia.
Dalam contoh di atas, mari kita bedah unsur-unsur beritanya:
- WHO - MUI
- WHAT -- Mengadakan pertemuan
- WHEN -- Senin (21/4).
- WHERE -- di kantor MUI.
- WHY -- membahas sikap dan pandangan umat Islam tentang Pemilu 2014.
- HOW -- dihadiri 56 ormas Islam, ormas Islam menyatakan keprihatinan.
CONTOH 2
Ratusan Mahasiswa ITB Demo Jokowi
Bandung - Ratusan mahasiswa ITB memblokade gerbang pintu masuk kampus saat rombongan Gubernur DKI Jokowi datang. Mahasiswa menolak kedatangan Jokowi yang akan untuk memberikan kuliah umum di Aula Timur ITB. Sempat terjadi kericuhan dalam aksi itu.
Mahasiswa yang mengenakan jas almamater jurusan masing-masing melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang kampus mulai pukul 12.00 WIB, Kamis (17/4/2014). Sejumlah spanduk dibentangkan oleh mahasiswa. Isinya antara lain 'Turut Berduka Cita Atas Politisasi ITB' dan 'Kampus Netral Harga Mati'.
"Aksi ini intinya untuk menjaga kampus tetap netral bukan untuk menjatuhkan Jokowi," ujar koordinator aksi, Koplo yang merupakan mahasiswa Jurusan Fisika Angkatan 2011 itu.
Saat mereka tengah berorasi, datang rombongan mobil dari arah Jalan Tamansari. Mahasiswa yang berada di pinggir jalan, kemudian merangsek ke depan dan menghalangi mobil X-Trail yang berada paling depan, yang diduga milik mobil Sekpri Jokowi. Puluhan polisi dan satpam yang sejak tadi berjaga, lalu berusaha menghalau mahasiswa.
Sempat terjadi aksi dorong antara mahasiswa dan polisi serta satpam, yang membuat sejumlah mahasiswa terjatuh. Massa terus meneriakkan "Netralitas kampus harga mati."
Massa mahasiswa akhirnya terdesak mundur. Lalu satpam dan polisi membuat barikade. Dua mobil yang salah satunya diduga ditumpangi Jokowi akhirnya bisa masuk. Sementara 8 mobil dan satu bus yang berada di Jalan Ganeca batal masuk. Mereka meneruskan perjalanan ke arah Jalan Ganeca.
Dua mobil berhasil masuk dan parkir di depan aula Timur, tempat kuliah umum akan digelar. Mahasiswa lalu berlarian menuju aula timur dan membuat barikade di depan pintu masuk. Mereka terus meneriakkan netralitas kampus. Akhirnya dua mobil itu pun meninggalkan aula timur. Hingga saat ini mahasiswa terus melakukan aksinya.
Sebelumnya, dalam kunjungan kerja ke Bandung, Jokowi bertemu Wali Kota Ridwan Kamil. Keduanya berbincang akrab mengenai penataan kota. Di ITB, Jokowi akan memberikan kuliah umum.
Unsur-Unsur Berita:
- WHO - Mahasiswa ITB
- WHAT -- demo, blokade gerbang pintu masuk
- WHEN -- Kamis (17/4/2014).
- WHERE -- di depan gerbang kampus ITB.
- WHY -- menolak kedatangan Jokowi, menolak politisasi kampus
- HOW -- ricuh, orasi, bentangkan spanduk, saling dorong, barikade polisi dan satpam.
CONTOH 3
Kedua contoh di atas mungkin masih sulit ditiru oleh yang masih belajar menulis berita. Karenanya, saya buatkan contoh yang paling sederhana sebagai acuan bagi pemula yang belajar menulis berita.
BATIC Gelar Pelatihan Manajemen Konten Website
BATICNews.com -- Balai Jurnalistik ICMI Jabar (BATIC) menggelar pelatihan manajemen konten website, Sabtu 24 Mei 2014, Pkl. 13.00-16.00 WIB, di Gedung Bumi Madani Jln Cikutra 276-D Bandung. Ketua BATIC, ASM. Romli, mengatakan, pelatihan ini terbuka untuk umum, khususnya praktisi Humas yang biasanya menjadi pengelola website lembaga ataua perusahaannya.
"Pelatihan ini digelar karena banyak website atau situs instansi dan perusahaan yang kurang update, isinya juga kurang menarik," kata Romli. "Tampilan konten atau postingnya juga banyak yang tidak sesuai dengan gaya penulisan online."
Dijelaskan, peserta pelatihan akan diberikan wawasan dan keterampilan tentang gaya penulisan online (online writing style), teknik menulis berita, dan bahasa jurnalistik. Pematerinya dari kalangan praktisi media online dan desainer website.
"Dalam pelatihan ini juga akan dibahas soal blogging dan cara mengengelola blog supaya menarik, banyak pengunjung, dan bisa menghasilkan uang," terang Romli seraya menambahkan, peminat pelatihan bisa membuka website BATIC www.baticnews.com.*
Unsur-Unsur Berita:
- WHO - BATIC
- WHAT -- Pelatihan manajemen konten website.
- WHEN -- Sabtu 24 Mei 2014.
- WHERE -- Gedung Bumi Madani Jln Cikutra 276-D Bandung
- WHY -- banyak website instansi/perusahaan yang tidak update dan isinya kurang bagus
- HOW -- materi pelatihan, pemateri.
Mudah 'kan? Coba, buatlah berita tentang kegiatan organisasi, instansi, atau perusahaan Anda!
http://www.romelteamedia.com/2014/04/cara-menulis-berita-panduan-untuk-pemula.html
Peluncuran Program Guru Pembelajar PPPPTK Matematika
JULY 26, 2016 by PUBLIKASI PPPPTK MATEMATIKA in BERITA with 0 COMMENTS
Senin, 18 Juli 2016, PPPPTK Matematika melaksanakan Peluncuran Program Guru Pembelajar 2016 dengan ditandai penyematan secara simbolik Pin Guru Pembelajar terhadap perwakilan pegawai PPPPTK Matematika yang nantinya akan terlibat langsung pada kegiatan tersebut di lapangan. Mengawali kegiatan program Guru Pembelajar diawali dengan pelaksanaan Pelatihan Instruktur Nasional Guru Pembelajar 2016 dalam 6 tahap untuk seluruh wilayah Indonesia yang terbagi atas beberapa region. Kegiatan Peluncuran Program Guru Pembelajar dilaksakan di Aula PPPPTK Matematika dan di ikuti oleh semua PNS dan PLTT di lingkungan PPPPTK Matematika.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB, diawali laporan dari Kepala Seksi Penyelenggaraan Bpk Hari Suryanto, S.I.P., M.P.A. Dalam laporannya beliau menyampaikan tentang sasaran dan jumlah diklat guru pembelajar, kepanitiaan, rapat persiapan yang telah dilakukan dan koordinasi dengan instansi terkait di tempat pelaksanaan.
Kemudian dari Penanggung Jawab Akademik, Dra Sri Wardani memberikan bekal kepada panitia berupa gambaran pelaksanaan dan teknis diklat secara detail.
Kapala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd. dalam sambutanya menyampaikan bahwa tugas utama kita adalah mensukseskan Program Guru Pembelajar 2016. Program ini telah melalui rangkaian kegiatan yang panjang yang diawali dengan menyusunan modul, rekonstruksi, dan digitaliasasi modul. Kerja besar PPPPTK Matematika juga melibatkan banyak orang, biaya, dan waktu yang harus kita jaga agar pelaksanaan dapat berjalan baik serta menjaga mutu dan kualitas.
Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd. menyampaikan sambutan dalam Peluncuran Program Guru Pembelajar2016 di Ruang Aula.
Kegiatan diakhiri pada pukul 11.30 WIB dengan penyematan pin Guru Pembelajar oleh Kepala PPPPTK Matematika yang diawali oleh manajemen, narasumber, dan penyelenggara dalam hal ini panitia.
Dra. Sri Wardhani, Penanggung Jawab Akademik menerima dokumen modul dari Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd. sebagai simbol Diklat Guru Pembelajar 2016 siap dilaksanakan.
Langganan:
Postingan (Atom)

